Selamat Datang di Blog SMK Ma'arif Kota Mungkid (untuk berita terbaru, ... klik saja cover di atas)

Jumat, 28 Januari 2011

POJOKAN.NET, Hot Spot di Tengah Kampung Pojokan Caturharjo Sleman

Kemajuan sebuah teknologi sudah dirasakan sampai pelosok-pelosok. Kebutuhan akan informasi menuntut dan memanggil para pemikir untuk mengembangkan fasilitas untuk bisa mengakses dan memaksimalkan fasilitas yang disediakan untuk bisa menggunakannya dalam usaha kemajuan peradaban dan teknologi.

Tak terkecuali di dusun Pojokan-Bejen Caturharjo Sleman, perkampungan ini ternyata punya greget luar biasa untuk mengenalkan teknologi internet / dunia maya kepada warga masyarakatnya.

Bahkan kampung ini telah ada website yang berfungsi untuk menyampaikan berita/hal-hal penting terkait kemajuan, pembangunan dan perkembangan kampung yaitu;

http://pojokanbejen.blogspot.com/ (langsung klik ... untuk membuka)

Mas Tono, Sang Pelopor

Dipelopori oleh Mas Tono (R. Suhartono, SE) dan Mas Aji selaku ahli/teknisinya akhirnya beberapa hari ini di kampung pojokan telah dapat diakses sinyal hotspot untuk mengakses internet, khususnya bagi yang memiliki Laptop/notebook. Akses hotspot tersebut diberi nama Pojokan.net dengan paket DHCP nomor gateway 192.168.1.2.

Ini baru launcing, tahap awal begitu kata Mas Tono, harapan ke depan bisa ditindak lanjuti agar dapat dikelola lebih baik, baik sinyalnya, content maupun fungsinya untuk masyarakat secara umum. Tower sudah terpasang dan serangkaian peralatan dari radio pemancar hotspot, teknisi dan akses sudah tersedia. Kedepan berharap agar ditindak lanjuti, terutama bagi siapa saja yang ingin tergabung untuk bisa menggunakan fasilitas hotspot ini, agar akses bisa lebih cepat, nah nati akan dibicarakn lebih lanjut secara bersama.
Beberapa orang yang dianggap bersedia untuk turut andil mengembangkan ini adalah ;
  1. Bpk Hidayat Prayitno
  2. Bpk Murbudiyanto
  3. Bpk Andi Nuryaman
  4. Bpk Maryanto
  5. Bpk Gatot
  6. Bpk Agus
  7. yang lain akan menyusul
Warung Internet Pemuda Kampung
Dalam penjajagan wacana, beberapa kali Mas Tono mengajak membicarakan ini, walau sebagian masih apatis karena belum begitu paham apa fungsinya dan bagaimana aplikasinya. Namun dengan semangat beliau terus berusaha mencoba untuk mewujudkannya. Bahkan sempat muncul wacana akan membuka warung internet gratis, yang akan ditempatkan di sekitar gardu pos siskamling, sebagai media pembelajaran bagi pemuda, anak-anak dan warga untuk mengenal dunia luar melalui internet.

Nah setelah dilauncing, dan ternyata cukup bagus dimana saya mencoba koneksi dan dapat mengakses internet dari rumah, maka saya akan turut mempublikasikan hal ini kepada teman yang peduli dan merasa butuh agar bisa mengembangkan fasilitas ini secara bersama untuk kemajuan kampung Pojokan. Pokoknya, mari kita dukung kemajuan ini, semoga membawa kemajuan dan kebaikan bagi semua, selamat bekerja Mas Ajik dan surpraise serta doble jempol untuk Mas Tono.

Minggu, 23 Januari 2011

Serah Terima Jabatan Kepala STEMAKID

Pergantian Pemimpin
Sabtu, 22 Januari 2011 adalah awal era baru bagi SMK (STM) Ma'arif Kota Mungkid (stemakid), karena pada hari tersebut terjadti serah terima jabatan kepala sekolah dari pejabat lama kepada pejabat baru. Butuh proses untuk mencapai kemajuan sebuah sekolah, termasuk didalamnya pergantian pemimpin, perombakan kabinet dan yang terpenting adalah penciptaan sistem yang tepat untuk mencapai cita-cita besar organisasi secara bersama-sama. Butuh waktu, butuh perjuangan dan loyalitas serta komitmen bersama untuk bisa berjalan bersama menuju suatu kesuksesan & keberhasilan.

PEJABAT LAMA
Kepemimpinan lama yang diemban dan telah dilaksanakan oleh Bpk Drs. Sugeng Riyadi, M.Eng telah berakhir sejak beberapa waktu lalu. Beliau lulusan S1 Kependidikan Teknik Mesin IKIP Yogyakarta dan S2 Mikro Hidro Universitas Gadjah Mada (UGM) yang sejak lulus S1 sudah langsung mengabdi di stemakid. Beliau telah memimpin stemakid dari tahun 2001, artinya telah mengelola dan memimpin stemakid selama +- 10 tahun, dengan segala kelebihan dan kekurangannya. Banyak hal yang baru yang telah beliau hasilkan dengan perubahan yang sangat siginfikan, terutama dari segi fisik/bangunan, dimana sekarang stemakid menjadi sekolah dengan bangunan yang cukup megah, bertingkat dilengkapi mercusuar tower internet yang menjulang tinggi membelah angkasa Deyangan menjadi kota yang berbasis global dengan adanya stemakid sebagai ICT Center sebagai pusat kendali internet untuk sekolah-2 di Kabupaten Magelang. Untuk selanjutnya Bpk Drs. Sugeng Riyadi, M.Eng mendapat tugas baru menjadi pejabat penting di Dinas Pendidikan Kab. Magelang sebagai Kepala Seksi Pengendali Mutu SMK (Kasi SMK).

PEJABAT BARU
Kepemimpinan baru dipercayakan kepada Bapak Surais, S.Pd, yang sebelumnya menjabat sebagai waka kurikulum. Beliau lulusan S1 IKIP Yogyakarta dan ikut program beasiswa ikatan dinas, yang begitu lulus selanjutnya langsung berstatus Guru PNS dan ditempatkan di Kupang, NTT. Beberapa tahun kemudian mendapat pindah tugas baru di stemakid mulai tahun 2002 sebagai guru DPK (Diperbantukan). Beberapa jabatan penting telah diemban dari waka kesiswaan, sar-pras dan kurikulum selama beberapa periode. Banyak pelatihan terkait tugas guru teknik telah diikuti mulai workshop, training dan diklat di berbagai tempat antara lain ; VEDC Malang, Bandung, BLPT Semarang, BLPT Jogja dan tempat-tempat lain. Beliau yang bertempat tinggal di Dusun Tanjung Sumberrejo Tempel Sleman DIY ini, telah memiliki 1 istri dan 3 anak (sementara ..... , perkembangan selanjutnya kita tunggu saja)

Dalam kesempatan serah terima tersebut dijelaskan bahwa terjadi pergiliran kepemimpinan stemakid, artinya sesuai fitrahnya bahwa segala sesuatu pasti berubah dan terjadi dinamika dalam kehidupan termasuk dalam organisasi sekolah stemakid. Karena perubahan suatu yang pasti terjadi untuk maju dan berubah menuju peradaban baru yang lebih maju mengikuti perkembangan zaman dan teknologi. "Segala sesuatu yang pasti mengalami PERUBAHAN, kecuali PERUBAHAN itu sendiri", begitu kata pepatah.

MAJU, TDK TAKUT & SIAP BERUBAH
Artinya kalo ingin maju jangan takut dengan perubahan dan jangan berusaha untuk mencegah terjadinya perubahan, karena bila kita takut dan mencegah, maka kita akan tergilas dan tertinggal akibat perubahan yang tidak bisa dibendung bila saatnya tiba. Orang yang aktif, dinamis, kreatif dan siap maju dia akan optimis dan memandang positif setiap perubahan. Dia tidak takut kehilangan profesi dan posisi, karena bukan posisi akan mengikuti prestasi, bukan sekedar akuisisi, koneksi, relasi atau mental kolusi.

Memang di negeri ini masih saja ada segelintir orang yang berusaha memposisikan diri untuk suatu jabatan tertentu tanpa kapasitas yang memadai, hanya karena berpikir imbalan dan pendapatan yang akan diperoleh dalam jabatan tersebut tanpa diikuti bagaimana harus mempersiapkan diri dan mempersyaratkan diri untuk jabatan tersebut agar kemampuan dalam melaksanakan segala tugas mampu dan mumpuni dengan segala seluk beluknya, bukan dengan melemparkan tugas dan tanggung jawab kepada orang lain, sementara laporan dan nama baik untuk dirinya sendiri.

MENJADI PRIBADI TERBAIK
Yang terbaik adalah menjadi pribadi yang selalu introspeksi .... siapa diri kita dan seberapa kemampuan kita, siap diberi masukan, selalu belajar untuk menambah wawasan dan kemampuan dalam berbagai segi terkait tugas yang diemban.
Posisi, jabatan, tugas tambahan dan kepercayaan tak perlu dikejar-kejar, tak perlu diminta-minta, karena sesungguhnya amanah tersebut sangat berat dan penuh resiko yang memang hanya pantas diberikan kepada mereka yang mampu, memiliki kapasitas dan rasa amanah yang tinggi. Kalau pada akhirnya diberikan kepada seseorang ... berarti SAAT ITU dialah yang terbaik dan bisa jadi SAAT YANG LAIN tidak tepat dan HARUS DIGANTI orang lain yang lebih baik. Jadilah diri sendiri, dengan pribadi yang agung yang bercita-cita besar dan selalu menapak bumi hingga bila sukses tak lupa diri, bila belum berhasil tak putus harapan dan lemah arang, optimis dan tawakal dengan kekuasaan ALLOH pengatur seluruh alam semesta, insya-Alloh.

SELAMAT MENJALANKAN TUGAS DENGAN PENUH AMANAH

Kamis, 20 Januari 2011

Jalur Jogja-Magelang Rawan Macet / Terputus

Guru dan Karyawan Stemakid, juga murid dan banyak orang yang pergi dan pulang kerja lewat jalan Magelang bakalan lebih lama dalam perjalanannya, karena kondisi jalan yang rusak akibat banjir lahar dingin merapi. Terutama yang melewati kaliputih (Jumoyo) dan jembatan Pabelan (Prumpung) karena kedua lokasi ini rawan rusak bila diterjang banjir lahar dingin.

Jembatan Pabelan rawan hanyut, karena dam penahan sudah tergerus, juga tiang penyangga juga sudah tergerus lahar dingin. Maka apabila pada akhirnya jembatan ini runtuh, jalan satu-satunya harus lewat Jagalan (pegunungan Borobudur). Demikian pula bila jalan aspal Gempol hanyut jadi kali putih, maka harus memutar lewat jalur selatan, Blongkeng atau sungai Ancol di dekat kalibawang kulon progo.

Semenjak merapi meletus dan berulangkali banjir lahar dingin, jalan raya Magelang KM 23 di Jumoyo Salam Magelang rawan macet.
Tepatnya di dusun Gempol tempat Kali Putih berada sangat rawan macet, bahkan nyaris terputus semenjak 7 kali berturut dilanda banjir lahar dingin Merapi.

Terakhir Kamis sore, 20 Januari 2011 kali putih kembali diterjang lahar dingin dan arus lalu lintas harus dipindahkan ke jalur alternatif.

Setelah diterjang lahar dingin Merapi, Jl Raya Magelang-Yogyakarta rusak parah. Akibatnya, sisi jalan yang bisa dilewati pengendara kian menyempit. Kemacetan pun tidak terhindarkan.

Dari rilis web-berita (yang dimuat detikcom), di lokasi, Jumat (21/1/2011), terjangan banjir lahar hingga 7 kali berturut-turut mengakibatkan jalan raya yang terletak di Km 23 Desa Jumoyo, Kecamatan Salam, Magelang hancur pada sebagian sisi jalan. Lebar kerusakan mencapai 7 meter, dengan panjang sekitar 35 meter.

Selain itu, hempasan lahar yang mengikis jalan membentuk dinding curam setinggi 25 meter. Dinding curam ini tentunya bisa membahayakan pengendara karena di bawahnya bertebaran batu-batu besar dari Merapi.

Akibat kerusakan ini, kemacetan pun tak terelakkan. Bahkan kendaraan yang melewati jalan ini terjebak, hingga macet mengular sepanjang 7 kilometer. Tak jarang dari para pengendara mengeluhkan kondisi ini.

“Sangat terganggu mas dengan kondisi jalan seperti ini. Lebih baik jalur dialihkan saja kamudian cepat-cepat diperbaiki. Daripada jalan yang rusak oleh terjangan lahar dingin menyempit tetap dilalui menambah panjang kemacetan,” keluh Hardi (43), warga Pakem, Sleman, Yogyakarta.

Hardi berharap jalan segera diperbaiki karena jalan ini merupakan jalan penghubung antar propinsi Jawa Tengah dan Yogyakarta.

“Sangat terganggu. Paling tidak jalan segera dikebut agar bisa normal kembali supaya bisa dilewati dengan lancar lagi,” timpal pengendara lain, Kobul Hidayat (52) yang berkendara dengan sepeda motor.

Untuk mengurangi kemacetan, di lokasi nampak petugas Satlantas Polres Magelang menerapkan sistem buka tutup arus lalu lintas. Para petugas juga meminta agar pengendara berhati-hati karena kondisi jalan yang masih berlumpur.

Sementara itu, Petugas Pelaksana Kebijakan (PPK) Bina Marga Magelang, Budi Sudarman saat ditemui detikcom berjanji akan segera memperbaiki jalan. Saat ini, petugas telah melakukan pengerukan dan mulai membuat pondasi. Tiga alat berat juga diperbantukan untuk membersihkan jalan yang berlumpur.

“Kini baru kami adakan pengerukan dan penataan batu-batu besar digunakan pondasi. Kita gunakan grosok kemudian akan kita tambal,” terang Budi.

Budi menjelaskan, pembuatan pondasi dan penambalan masih merupakan upaya tanggap darurat memperbaiki jalan. Sebab, jalan yang diperbaiki bisa saja kembali rusak jika banjir lahar dingin kembali terjadi.

“Ini khan tanggap darurat mas. Jadi semuanya serba darurat. Yang pasti secepatnya akan kita kerjakan supaya bisa segera selesai bila tidak terjadi hujan terus menerus,” jelas Budi.

Lebih lanjut, Budi juga mengungkapkan jika Pemrov masih mengkaji opsi pembuatan flyover di jalan ini untuk menghindari terjangan banjir lahar dingin.

Kamis, 13 Januari 2011

SMK Ma'arif Memiliki 7 Ruang pada Lantai 2

Menara Antena Internet
Menara / tower antene internet tinggi menjulang, dengan sejumlah antena grid parabolic sebagai media penerima dan pemancar sinyal internet. Stemakid memang ICT Center Kabupaten Magelang, yang bertugas sebagai penyedia layanan internet untuk sekolah-sekolah yang menginginkan terkoneksi dengan program Jardiknas. Ada sekitar 26 sekolah yang tergabung sebagai klien ICT Center. Antena itulah tanda paling mudah untuk mencari dan menemukan posisi kampus stemakid berada.

Seiring perjalanan waktu, kampus Stemakid kini tampak semakin megah. Dulunya kampus ini sangat tidak layak untuk disebut sekolah. Bangunan sangat sederhana, saking sederhananya sekolah ini disebut sekolah kandang ayam, karena memang secara fisik bentuknya hanya seperti kandang ayam. Bahkan dalam pelaksanaannya, terkadang meminjam tempat disekitar sekolah untuk pembelajaran, misalnya mushola di deyangan dan rumah warga yang disediakan dengan sukarela untuk membantu sekolah yang baru berdiri dan mulai beroperasi pada tahun 1987.

Maket Rencana Pengembangan, Autocad 2000
Tahun 2005 Pak Mar ditugasi kepala sekolah untuk mendesain site plant maarif ke depan, tepatnya ditugasi untuk mendesain site plant maarif tahun 2010. Alhamdulilah, setelah sekitar 2 minggu akhirnya desain itu terwujud secara sederhana dengan menggunakan program Autocad 2000, dengan komputer berbasis sistem operasi Windows 98. Gambar desain tersebut dapat dilihat secara 3 dimensi dan dapat dilihat per bagian, per ruang, per tingkat/lantai bahkan dapat dilihat secara "peritilan", artinya dapat dilepas perbagian dan dapat dirangkai kembali.


Desain itu lalu dijadikan acuan pembangunan gedung dan sarana prasarana kampus stemakid yang dapat dilihat seperti sekarang ini. Pada akhir tahun 2006, desain site plant tersebut dipamerkan oleh kepala sekolah kepada direktorat SMK waktu itu yang berkunjung ke kampus stemakid dan mendapat respon positif dengan akan digulirkannya bantuan untuk realisasi rencana pembangunan gedung tersebut. Bahkan menurut salah satu pejabat dinas pendidikan kab. Magelang menyatakan bahwa pada waktu itu desain site plant tersebut adalah satu-satunya desain sekolah dengan tampilan 3 dimensi yang ada di kabupaten Magelang.

====== insya-Alloh, akan berlanjut =========

Foto-foto Perpisahan / Wasana Warsa 2010

Menanggapi permintaan para alumni yang aktif sebagai netter (pengguna internet), kali ini akan kami uploadkan foto-foto terkait perpisahan siswa lulusan 2010.

Kegiatan tersebut diberi judul Wasana Warsa 2010, dimana kegiatan tersebut merupakan ajang temu akhir para siswa kelas 3 yang telah dinyatakan LULUS pada UJIAN NASIONAL 2010.

Kegiatan dihadiri seluruh siswa berikut orang tua wali siswa, dan segenap guru dan karyawan stemakid. Juga dihadiri tokoh masyarakat, komite dan dinas pendidikan Kab Magelang.

Berikut sebagian foto-foto tersebut, selamat menikmati ;

Untuk gambar-foto-2 yang lain dapat di download pada link berikut :

Photo1

Photo2 lanjut Photo3

Photo4 lanjut Photo5 lanjut Photo6

Photo7 lanjut Photo8 lanjut Photo9 lanjut Photo10

Photo11 lanjut Photo12 lanjut Photo13 lanjut Photo14 lanjut Photo15

Photo16 lanjut Photo17 lanjut Photo18 lanjut Photo19

Selamat bernostalgia dengan foto kenangan wasana warsa 2010

Rabu, 12 Januari 2011

Pertemuan Kepala SMA, MA & SMK se Kab. Magelang

Hari ini Kamis, 13 Januari 2011 suasana halaman parkir depan SMK Ma'arif Kota Mungkid tampak penuh. Bahkan sebagian mobil-mobil terpaksa parkir di jalan.

Hari ini semua kepala sekolah tingkat SLTA yang terdiri SMA, MA dan SMK se kabupaten Magelang hadir dalam rapat/pertemuan kepala sekolah yang dilaksakan dan bertempat di kampus Stemakid, tepatnya di ruang pertemuan (serbaguna) lantai 2, gedung baru.

Sebanyak +- 80 kepala sekolah hadir dalam pertemuan ini. Acara intinya adalah "Sosialiasasi Daftar Nominasi Sementara (DNS) peserta ujian nasional (UN) 2011. Hal ini sangatlah penting untuk diketahui karena terkait dengan pelaksanaan ujian nasional yang akan dilaksanakan 18-21 April 2011 untuk tingkat SLTA.

Untuk ujian nasional tahun ini ada beberapa perubahan dan aturan yang harus dicermati oleh semua pihak baik sekolah, guru, siswa dan orang tua siswa. Hal ini agar tidak terjadi salah persepsi yang pada akhirnya akan merugikan siswa dan orang tua siswa.

Berikut pernyataan menteri pendidikan nasional Muh Nuh, terkait UN 2010 yang kami kutip dari website http://www.detiknews.com;
Syarat kelulusan baru bagi siswa sekolah adalah gabungan antara nilai hasil Ujian Nasional (UN) dan Ujian Sekolah (US). Sekolah mendapat kebebasan untuk menentukan mekanisme ujian sekolah.

"Yang dipakai nanti US 40 persen dan UN 60 persen, bobotnya kemudian digabung jadi satu," ujar Mendiknas M Nuh usai acara pembukaan The Asia-Pasific Regional center of Expertise (RCE) Conference di Gedung Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (UGM), Rabu (12/1/2011).

Setelah nilai hasil dua ujian itu digabungkan, selanjutnya ditetapkan standar minimal kelulusan. Yaitu 5,5 dan boleh ada angka 4.

"Yang penting ada standar minimal yaitu 5,5 dan boleh ada angka 4," katanya.

Berkaitan dengan ujian sekolah, Nuh mengatakan pihaknya tidak akan terlalu banyak ikut campur dalam penentuan materi maupun mekanisme pelaksanaan ujian di sekolah. Sekolah bebas mengatur dan mengujikan setiap tahun ajaran.

"Bebas saja, silahkan sekolah menguji. Sebab secara nasional tetap sama silabus dan kurikulumnya," kata Nuh.

Menurutnya US harus dilaksanakan sebelum UN berlangsung. Sekolah mulai
saat ini harus mempersiapkan segala sesuatunya termasuk mengenai materi ujian.

"Soal materi ya terserah sekolah. Nanti kalau saya ikut mengatur apa jadinya, wong ujian sekolah kok diatur kementerian. Apakah nanti soal yang diujikan di ujian sekolah juga tidak perlu ada di UN lagi juga tidak apa-apa, yang penting soalnya memang beda," pungkas dia.

Senin, 10 Januari 2011

Siswa & Guru Stemakid Jadi RELAWAN Korban Banjir Lahar Dingin di SMK N 1 Salam

Pagi-pagi sudah tampak beberapa truk bertengger di depan kampus Stemakid.
Apa setor material, tapi kok sampai 4 truk. Setelah masuk ke dalam, kelihatan anak-anak sangat ramai sambil berkerumun, berkelompok. Weh ... jangan-jangan akan ada demo, tapi demo apa ya ?

Nah setelah diperoleh informasi dari Pak Toni, ternyata siswa dan guru akan melaksanakan bakti masyarakat dengan menjadi RELAWAN untuk korban Banjir Lahar Dingin Merapi.

Ya, pagi ini Selasa 11 - 1 - 2011 sebanyak 10 kelas terdiri semua siswa kelas 1 dan 2 akan melaksanakan kerja bakti membantu korban banjir lahar dingin Merapi. Bertempat di Kampus SMK N 1 Salam (STM Pertanian).
Mereka diangkut dengan truk-truk pengangkut pasir, menuju TKP - tempat kejadian prahara. STM Pertanian Salam merupakan salah satu yang terkena dampak banjir lahar luapan Kali Putih yang akhir-akhir ini sering meluap dengan volume yang sangat besar dan tidak dapat ditampung oleh sungai. Bagian belakang, pagar dan bangunan hanyut/longsor terbawa arus banjir lahar dingin. Sebagian lokasi dan bangunan tertimbun pasir yang cukup dalam.

Atas inisiatif jajaran sekolah dan himbauan dari dinas pendidikan, maka sebanyak +- 380 siswa dan beberapa guru pendamping akan melakukan pembersihan lingkungan sekolah STM N Salam. Mereka berseragam olah raga dengan peralatan cangkul, sekop, karung dan alat-alat lainnya. Sebenarnya mereka akan membawa alat berat, tapi tidak kuat membawanya, lagi pula belum tentu bisa digunakan, karena alat berat yang dimaksud adalah mesin bubut dan mesin frais.

Kegiatan ini dikomandani oleh Pak Haji Aziz. Bagian konsumsi Bu Yuyun dan pendanaan Bu Ella. Tampak cerah dan bersemangat sekali mereka. Sedangkan P Yono, P Liman, dan guru lain berperan sebagai pengawas dan usung-usung.

Adapun siswa kelas 3 tetap belajar di sekolah, hal ini karena sebentar lagi mereka harus melaksanakan ujian nasional. Ujian nasional menurut jadwal akan dilaksanakan tanggal 18-21 April 2011.