Kali ini saya ingin berbagi sedikit cerita tentang pengalaman selama Diklat Pra Uji & Uji Kompetensi Guru SMK se Jawa Tengah.
Kenapa harus di BP Dikjur?
Nih sedikit cerita tentang latar belakang berdirinya, dari keterangan yang kami peroleh dari nara sumber-instruktur di BP Dikjur.
Awalnya BPDIKJUR adalah lembaga pelatihan untuk pendidikan teknik, yang dulu terkenal dengan nama BLPT. BLPT ini merupakan tempat untuk praktek bagi sekolah-sekolah kejuruan khususnya teknik, yang terdiri dari 5 jurusan. BELMO istilah terkenalnya, yang artinya terdiri dari 5 jurusan pada sekolah STM waktu itu. BELMO adalah kependekan dari Bangunan, Elektro, Listrik, Mesin dan Otomotif.
Beberapa STM praktik di tempat ini antara lain STMN 1 Semarang dan STMN 3 Semarang.
Seiring perkembangan dan bergulirnya waktu, maka BLPT ini terus berkembang mencoba mengikuti kemajuan teknologi yang seakan berlari kencang, dan hanya institusi yang punya orientasi maju dan siap menempuh tantangan yang akan mampu bersaing dalam berkarya mencetak generasi yang up to date, kompeten dan mandiri.
Maka bergulirlah kebijakan pemerintah yang kemudian merubah BLPT ini menjadi BP DIKJUR seperti sekarang.
BP DIKJUR saat ini merupakan alternatif tujuan DIKLAT khususnya guru produktif di Jateng. Dilengkapi dengan ASRAMA dengan total kamar 200 peserta. Terdiri 2 lantai, dengan total kamar sebanyak 50 kamar.
Sayang ada sedikit kekurangan, yang mungkin karena kebijakan fiskal/dana yang berakibat adanya perbedaan antara lantai 1 dan lantai 2. Lantai 1 / dasar tiap kamar sudah dilengkapi dengan pendingin udara berupa AC, sedangkan lantai 2 pendingin hanya berupa kipas angin saja. Hal ini sering disinggung oleh para peserta dan sering menjadi rebutan. Kemudian menjadi falsafah kalau mau dapet kamar AC ya ... datang seawal mungkin.
Kekurangan kalau dikupas masih banyak disana-sini, dari mesin-mesin yang sudah cukup tua dan belum modern, dll.
Tapi bukankah tidak harus membaca dan mengorek setiap kekurangan, karena akan menurunkan motivasi dan semangat untuk mendapatkan ilmu dan inti dari diklat itu sendiri. Bagi kami cukuplah ... yang penting substansi diklat dan uji kompetensi sudah terpenuhi dan membawa imbas positif bagi kemajuan dan kemampuan guru-guru yang telah mengikuti diklat dan uji kompetensi.
Akhirnya ... selamat belajar dan selamat ujian bagi semua guru-guru yang ingin maju.
Salam buat Pak Sugeng, P Slamet, dan seluruh guru dan assesor di jurusan teknik mesin.
Salam dari kami di SMK Ma'arif Kota Mungkid Magelang, kami tunggu diklat-diklat selanjutnya.
Senin, 12 Juli 2010
Cerpen BPDIKJUR/BLPT Semarang
Minggu, 04 Juli 2010
Bu Ambar, Selamat Menempuh Hidup Baru
Hari ini, Minggu 4 Juli 2010 menjadi hari yang sangat bersejarah bagi Bu Ambar Budiyanti, S.Pd. Ya ... Bu Ambar yang merupakan guru di SMK Ma'arif Kota Mungkid akan memasuki babak kehidupan baru, .......... menikah, membangun kehidupan rumah tangga.
Siapakah pangeran yang menjadi suaminya, yang telah mengikat hatinya hingga bersedia menyerahkan diri dan kehormatannya untuk sebuah cita-cinta membina kasih sayang untuk mendapatkan rahmat-Nya dan menggapai ridho-Nya dalam hubungan yang disunahkan dan dicontohkan oleh Rasul-Nya.
Suaminya adalah Abang Teguh. Nama lengkapnya adalah Teguh Hudiyanto. Mas Teguh ini adalah mantan/alumnus SMK Ma'arif Kota Mungkid tahun 2004. Ya .... Mas Teguh lah yang membuat hati Bu Ambar menjadi tidak teguh untuk tetap hidup sendiri. Keteguhan Mas Teguh telah meneguhkan hati Bu Ambar untuk teguh membuang kesendirian Bu Ambar agar kehidupannya tidak hAmbar. Mas Teguh ini adalah seorang aparat keamanan negara, tepatnya sorang pasukan Marinir TNI AL. Saat ini bertugas di Pidi Aceh, dan beberapa hari ini cuti untuk melangsungkan pernikahan dan akan bertugas melindungi dan menyelimuti Bu Ambar dari serangan hawa panas-dingin. Jadilah pernikahan mantan murid/alumni SMK Ma'arif Kota Mungkid dengan Guru SMK Ma'arif Kota Mungkid, seperti kisahnya 'Yoko dengan Bibi Lung Gurunya dalam "The Condor Heroes" film klasik china yang tersohor beberapa puluh tahun silam.
Dalam pernikahan yang digelar di rumah orang tua Bu Ambar, di jalan Mayor Unus Kota Mungkid, tampak sangat semarak. Hadir seluruh jajaran pejabat teras SMK Ma'arif Kota Mungkid. Kepala Sekolah Bpk Drs. Sugeng Riyadi, M.Eng, pengawas SMK Drs. Eliya Martinus, waka-waka, kajur, guru dan karyawan hadir menyaksikan perhelatan perkawinan kedua insan yang berbahagia ini. Sesekali tampak tangan mereka senggal-sengolan dan berpegangan erat seakan sudah tak mampu menahan gelora dan suara hati mereka untuk segera berlayar menikmati indahnya perkawinan.
Sebenarnya Bu Ambar masih ada tugas disekolah berkaitan dengan panitia PSB, yang minggu depan akan melaksanakan MOS-MAKESTA. Akan tetapi karena Bu Ambar sedang sibuk dengan acara pernikahannya, maka oleh panitia dan sekolah dipersilahkan libur. Lagi pula beliau punya acara sendiri yang lebih menarik daripada MOS-MAKESTA. Beliau akan di MOS-MAKESTA berdua dengan suaminya, yang tidak boleh diganggu oleh guru-guru, siswa-siswa maupun kepala sekolah sekalipun. Tak boleh ada waktu yang terlewatkan tanpa MOS-MOSAN, begitu kata Bu Ambar dan suaminya.
Akhirnya, atas nama segenap Panitia PPDB 2010 dan segenap keluarga besar SMK Ma'arif Kota Mungkid, mengucapkan "SELAMAT MENEMPUH HIDUP BARU, SEMOGA MENJADI KELUARGA SAKINAH MAWADDAH WA ROHMAH, AMIN".
Selamat MOS Bu Ambar, jangan lupa matikan HP dan siapkan SAMPHO yang banyak. Juga minuman penambah stamina. Haaa, siapa berikutnya .... semoga niatan yang baik akan dimudahkan jalan untuk menempuhnya. Hari ini Pak Iwan yang hadir dan sudah membawa serta seorang gadis asal palembang, serasa ikut merasakan betapa damainya kalo duduk bersanding di pelaminan, semoga pak iwan lek nyusul, nggo tombo ati. Mas Rohmat, Mas Toni, Pak Narto, Pak Haryadi, Pak Agus, Bu Nanik, Bu Ella, Pak Iwan, kita menunggu undangan berikutnya dari panjenengan semua.
Kamis, 01 Juli 2010
Pengumuman PSB Gelombang 2, PSB DITUTUP
Pagi hari ini, Jum'at 2 Juni 2010, PSB gelombang diumumkan.
Kemarin, Kamis 1 Juli 2010 adalah hari terakhir pendaftaran siswa baru. Kemarin tepat jam 12.00 WIB pendaftaran dan tes PSB gelombang 2 diakhiri.
Sebanyak 33 calon siswa baru mengikuti tes gelombang 2. Terdiri 22 anak jurusan mesin dan 11 anak jurusan TKJ.
Pada pengumuman hari ini (Gelombang 2) dari 33 peserta dinyatakan 21 DITERIMA, 4 CADANGAN dan 8 TIDAK DITERIMA.
Total siswa yang dibutuhkan sebanyak 42 x 5 = 210 siswa.
Pada Tes Gelombang 1 dinyatakan 189 DITERIMA, 45 CADANGAN, 37 TIDAK DITERIMA.
Secara keseluruhan pendaftar baik yang ikut seleksi maupun yang mundur karena kekurangan persyaratan pada PSb tahun ini sangat fantastis. Total Pendaftar dari Gelombang 1 dan Gelombang 2 sebanyak 280 Mesin, 89 TKJ. Sehingga total pendaftar untuk PSB tahun 2010 ini sebanyak 369.
