Selamat Datang di Blog SMK Ma'arif Kota Mungkid (untuk berita terbaru, ... klik saja cover di atas)

Senin, 12 Juli 2010

Cerpen BPDIKJUR/BLPT Semarang

Kali ini saya ingin berbagi sedikit cerita tentang pengalaman selama Diklat Pra Uji & Uji Kompetensi Guru SMK se Jawa Tengah.

Kenapa harus di BP Dikjur?
Nih sedikit cerita tentang latar belakang berdirinya, dari keterangan yang kami peroleh dari nara sumber-instruktur di BP Dikjur.

Awalnya BPDIKJUR adalah lembaga pelatihan untuk pendidikan teknik, yang dulu terkenal dengan nama BLPT. BLPT ini merupakan tempat untuk praktek bagi sekolah-sekolah kejuruan khususnya teknik, yang terdiri dari 5 jurusan. BELMO istilah terkenalnya, yang artinya terdiri dari 5 jurusan pada sekolah STM waktu itu. BELMO adalah kependekan dari Bangunan, Elektro, Listrik, Mesin dan Otomotif.
Beberapa STM praktik di tempat ini antara lain STMN 1 Semarang dan STMN 3 Semarang.
Seiring perkembangan dan bergulirnya waktu, maka BLPT ini terus berkembang mencoba mengikuti kemajuan teknologi yang seakan berlari kencang, dan hanya institusi yang punya orientasi maju dan siap menempuh tantangan yang akan mampu bersaing dalam berkarya mencetak generasi yang up to date, kompeten dan mandiri.
Maka bergulirlah kebijakan pemerintah yang kemudian merubah BLPT ini menjadi BP DIKJUR seperti sekarang.

BP DIKJUR saat ini merupakan alternatif tujuan DIKLAT khususnya guru produktif di Jateng. Dilengkapi dengan ASRAMA dengan total kamar 200 peserta. Terdiri 2 lantai, dengan total kamar sebanyak 50 kamar.
Sayang ada sedikit kekurangan, yang mungkin karena kebijakan fiskal/dana yang berakibat adanya perbedaan antara lantai 1 dan lantai 2. Lantai 1 / dasar tiap kamar sudah dilengkapi dengan pendingin udara berupa AC, sedangkan lantai 2 pendingin hanya berupa kipas angin saja. Hal ini sering disinggung oleh para peserta dan sering menjadi rebutan. Kemudian menjadi falsafah kalau mau dapet kamar AC ya ... datang seawal mungkin.
Kekurangan kalau dikupas masih banyak disana-sini, dari mesin-mesin yang sudah cukup tua dan belum modern, dll.

Tapi bukankah tidak harus membaca dan mengorek setiap kekurangan, karena akan menurunkan motivasi dan semangat untuk mendapatkan ilmu dan inti dari diklat itu sendiri. Bagi kami cukuplah ... yang penting substansi diklat dan uji kompetensi sudah terpenuhi dan membawa imbas positif bagi kemajuan dan kemampuan guru-guru yang telah mengikuti diklat dan uji kompetensi.

Akhirnya ... selamat belajar dan selamat ujian bagi semua guru-guru yang ingin maju.
Salam buat Pak Sugeng, P Slamet, dan seluruh guru dan assesor di jurusan teknik mesin.
Salam dari kami di SMK Ma'arif Kota Mungkid Magelang, kami tunggu diklat-diklat selanjutnya.

Tidak ada komentar: