Hari ini Selasa, 29 Juni 2010 adalah hari yang menentukan bagi para calon peserta didik baru yang mengikuti serangkaian kegiatan PSB di SMK Maarif Kota Mungkid.
Yach ... kegiatan yang dimulai dari pendaftaran, tes tulis, tes agama, wawancara, kesehatan, psikotes, tes mental dll, akhirnya ditentukan hari ini keputusannya.
Pengumuman hasil tes ini telah diolah oleh TEAM agar hasilnya benar-benar valid dan dapat dipertanggung-jawabkan. Pengolahan nilai dilaksanakan sampai bakda maghrib baru s elesai dan selanjutnya dicetak untuk selanjutnya diperbesar di photocopy/percetakan.
Pagi ini sedianya diumumkan tepat jam 10.00 WIB, namun dengan pertimbangan efisiensi waktu maka sedari pagi jam 07.00 pengumuman sudah dipasang di papan pengumuman. Pengumuman dipasang pada 3 tempat berbeda agar tidak terjadi uyel-uyelan/uyeg-uyegan.
Bagi yang dinyatakan DITERIMA agar segera melakukan DAFTAR ULANG. Daftar ulang dilaksanakan mulai hari ini Selasa - Sabtu, 3 Juli 2010, jam 08.00 - 12.00. Apabila sampai batas waktu Sabtu, 3 Juli 2010 - pukul 12.00 WIB, tidak melakukan daftar ulang maka dinyatakan GUGUR / MENGUNDURKAN DIRI. Daftar ulang dengan menyertakan/melengkapi berkas dan membayar biaya daftar ulang dan sumbangan pengembangan sesuai dengan surat pernyataan kesanggupan pembayaran yang sudah ditanda-tangani oleh orang tua/wali.
Berikut ini daftar siswa yang diterima pada tes gelombang 1. Daftar diurutkan berdasarkan ranking total nilai NEM, TES dan WAWANCARA.
A. JURUSAN MESIN
1. 10134, SINGGIH R., SMP 1953 SALAMAN SKOR=179.65
2. 10133, RIZKI ATOILLAH, SMPN 2 BANDONGAN, SKOR=169.10
3. 10099, AHMAD KHAIRUL ANWAR, MTsN BOROBUDUR, SKOR=165.70
dst ...
B. JURUSAN TKJ
1. 10034, RAHAYUNING PAMBUDI, MTsN BOROBUDUR, SKOR=169.40
2. 10044, BASUKI TRI WIBOWO, SMPN 1 BOROBUDUR, SKOR=167.40
dst ...
Data selengkapnya dapat di download di link berikut
DOWNLOAD HASIL TES GELOMBANG 1 MESIN
DOWNLOAD HASIL TES GELOMBANG 1 TKJ
Senin, 28 Juni 2010
PENGUMUMAN HASIL TES PSB GELOMBANG 1
Senin, 21 Juni 2010
Animo dan Kepercayaan Masyarakat Meningkat
Hari ini, Selasa 22 Juni 2010 situasi di SMK Ma'arif Kota Mungkid (stemakid) terlihat ramai dan sibuk. Sesekali terdengar suara
Jumat, 04 Juni 2010
Waspada Penculikan Anak, Mobil APV Silver Nopol L 1857 GU
Kepada masyarakat umum, khususnya yang punya anak, adik, keponakan atau cucu yang masih kecil usia SD / TK mohon diwaspadai adanya modus penculikan anak. Hal ini telah terjadi di beberapa tempat. Kabar yang mengkhawatirkan adalah bahwa penculikan ini sudah merambah di berbagai tempat termasuk di daerah Kabupaten Magelang, tepatnya di Sigug Borobudur.
Berita ini sengaja saya upload berdasarkan SMS yang saya terima dari istri dan teman secara berantai. Kemarin saat saya mendapat sebuah SMS dari seorang istri yang isinya agar mewaspadai mobil APV berwrna silver bernomor plat L 1857 GU. Waktu itu saya pikir itu hanya SMS iseng saja jadi saya biarkan saja, tapi lama kelamaan penasaran juga. Akhirnya saya coba search di Google sapa tahu ada berita tentang mobil APV L 1857 GU itu, dan ternyata memang ada britanya. Saya baca di Tempointeraktif.com kalau mobil itu adalah mobil sindikat penculik khususnya anak kecil yang nantinya akan dimutilasi dan organ tubuhnya dijual. Sungguh berita yang bikin takut aja. Bahkan di situ disebutlkan kalau udah banyak korban menjadi korban,di Bondowoso saja sudah 3 orang anak diculik dan salah satunya dipastikan sudah dimutilasi. ih…serem juga yah ya jadi buat anda-anda yang sempat membaca atau mendengar berita ini harap mewaspadai mobil APV silver L 1857 GU itu.
dan ini sms yang saya terima dari seorang teman mengenai mobil APV silver L 1857 GU itu:
“Mobil APV dengan Plat Nomor L 1857 GU, mohon dihimbau kpd masyarakat bgi yang mempunyai Anak kecil, agar berhati2 dg mobil APV warna SILVER dgn plat no di atas tolong di waspadai dan disbarluaskan. Sudah hampir terjadi korban Penculikan di Randudongkal tadi sore sdh menaikkan 3 anak kecil dan 2 diantaranya ditemukan mati dengar organ tubuh hilang mengenaskan. Info ini dari polsek RDDK harap disikapi Waspada dan disebar luaskan trimakasih”
Kejadian ini terjadi juga di kawasan Kabupaten Magelang, bahkan kabar terakhir terjadi hari Kamis Sore, 3 Juni 2010 hampir terjadi penculikan di daerah Sigug Borobudur, anak kelas 4 SD. Anak tersebut sudah akan dibawa masuk ke mobil APV Silver yang di dalamnya telah ada beberapa anak dalam kondisi mulut diperban. Untung dia bersama 1 teman yang kemudian terjadi tarik-menarik dan baru dilepas ketika temannya tersebut menggigit tangan penculik dan kemudian 2 anak tersebut lari dan berteriak-teriak dan akhirnya mobil penculiknya kabur.Berikut kabar yang terjadi dari daerah lain ;
Mari tingkatkan kewaspadaan dan Kepedulian. Ancaman bagi pelaku penculikan adalah Hukuman Berat
“Waspadai, mobil APV Sylver, dengan nomor pelat L.1857.GU. Mohon dan dihimbau kepada masyarakat yang memiliki anak kecil, agar berhati-hati dengan mobil pelat tersebut di atas, tolong waspada..! Sudah terjadi korban penculikan di Randudongkal, kemarin sore sudah menaikkan 3 (tiga) anak kecil dan 2 (dua) diantaranya ditemukan mati dengan organ tubuh hilang mengenaskan. Info ini dari polsek Randudonkal. Harap disikapi, waspada dan disebarluaskan. Hati-hati dan Waspadalah!. Tolong jaga anak Anda,adik Anda, saudara atau tetangga Anda. Ini korban penculikan di Bandung :”Sudirman”, Bandung. Modusnya adalah jual beli organ tubuh”.
Demikian tulisan asli (tanpa saya ubah) SMS masuk ke Handphone saya pagi ini dari keluarga (adik saya) yang justru berada di Jakarta yang mempunyai suami seorang perwira Polisi. Artinya tidak tidak mungkin SMS tersebut bertujuan negatif, justru mengingatkan saya dan keluarga.
Walaupun kesannya ini seperti sms berantai, namun kita perlu menganggapnya serius, paling tidak mengingatkan kita agar meningkatkan kewaspadaan tanpa perlu menimbulkan rasa cemas dan kekacauan dalam masyarakat.Jadi kita ambil hikmah positifnya saja, walaupun SMS tersebut ternyata -misalnya- bertujuan menimbulkan kekalutan atau bertujuan meningkatkan oplah rating SMS tertinggi bagi operator atau provider nya…
Oleh karena itu, mohon kepada rekan-rekan perlu mengambil sikap dan menjaga keluarga,adik, anak dan tetangga kita lebih cermat.. Saya tidak dapat melukiskan di dalam tulisan ini betapa kecewanya kita jika mengalami pengalaman buruk ini.
Kita berharap tidak terjadi cobaan apapun yang tidak sanggup kita hadapi.. Namun kita memang dituntut waspada tingkat tinggi dalam menjaga putra-putri, buah hati kita atau adik atau saudara kita..
Dari kampus STEMAKID kami berharap semoga tulisan ini bermanfaat.
