Kepada masyarakat umum, khususnya yang punya anak, adik, keponakan atau cucu yang masih kecil usia SD / TK mohon diwaspadai adanya modus penculikan anak. Hal ini telah terjadi di beberapa tempat. Kabar yang mengkhawatirkan adalah bahwa penculikan ini sudah merambah di berbagai tempat termasuk di daerah Kabupaten Magelang, tepatnya di Sigug Borobudur.
Berita ini sengaja saya upload berdasarkan SMS yang saya terima dari istri dan teman secara berantai. Kemarin saat saya mendapat sebuah SMS dari seorang istri yang isinya agar mewaspadai mobil APV berwrna silver bernomor plat L 1857 GU. Waktu itu saya pikir itu hanya SMS iseng saja jadi saya biarkan saja, tapi lama kelamaan penasaran juga. Akhirnya saya coba search di Google sapa tahu ada berita tentang mobil APV L 1857 GU itu, dan ternyata memang ada britanya. Saya baca di Tempointeraktif.com kalau mobil itu adalah mobil sindikat penculik khususnya anak kecil yang nantinya akan dimutilasi dan organ tubuhnya dijual. Sungguh berita yang bikin takut aja. Bahkan di situ disebutlkan kalau udah banyak korban menjadi korban,di Bondowoso saja sudah 3 orang anak diculik dan salah satunya dipastikan sudah dimutilasi. ih…serem juga yah ya jadi buat anda-anda yang sempat membaca atau mendengar berita ini harap mewaspadai mobil APV silver L 1857 GU itu.
dan ini sms yang saya terima dari seorang teman mengenai mobil APV silver L 1857 GU itu:
“Mobil APV dengan Plat Nomor L 1857 GU, mohon dihimbau kpd masyarakat bgi yang mempunyai Anak kecil, agar berhati2 dg mobil APV warna SILVER dgn plat no di atas tolong di waspadai dan disbarluaskan. Sudah hampir terjadi korban Penculikan di Randudongkal tadi sore sdh menaikkan 3 anak kecil dan 2 diantaranya ditemukan mati dengar organ tubuh hilang mengenaskan. Info ini dari polsek RDDK harap disikapi Waspada dan disebar luaskan trimakasih”
Kejadian ini terjadi juga di kawasan Kabupaten Magelang, bahkan kabar terakhir terjadi hari Kamis Sore, 3 Juni 2010 hampir terjadi penculikan di daerah Sigug Borobudur, anak kelas 4 SD. Anak tersebut sudah akan dibawa masuk ke mobil APV Silver yang di dalamnya telah ada beberapa anak dalam kondisi mulut diperban. Untung dia bersama 1 teman yang kemudian terjadi tarik-menarik dan baru dilepas ketika temannya tersebut menggigit tangan penculik dan kemudian 2 anak tersebut lari dan berteriak-teriak dan akhirnya mobil penculiknya kabur.Berikut kabar yang terjadi dari daerah lain ;
Mari tingkatkan kewaspadaan dan Kepedulian. Ancaman bagi pelaku penculikan adalah Hukuman Berat
“Waspadai, mobil APV Sylver, dengan nomor pelat L.1857.GU. Mohon dan dihimbau kepada masyarakat yang memiliki anak kecil, agar berhati-hati dengan mobil pelat tersebut di atas, tolong waspada..! Sudah terjadi korban penculikan di Randudongkal, kemarin sore sudah menaikkan 3 (tiga) anak kecil dan 2 (dua) diantaranya ditemukan mati dengan organ tubuh hilang mengenaskan. Info ini dari polsek Randudonkal. Harap disikapi, waspada dan disebarluaskan. Hati-hati dan Waspadalah!. Tolong jaga anak Anda,adik Anda, saudara atau tetangga Anda. Ini korban penculikan di Bandung :”Sudirman”, Bandung. Modusnya adalah jual beli organ tubuh”.
Demikian tulisan asli (tanpa saya ubah) SMS masuk ke Handphone saya pagi ini dari keluarga (adik saya) yang justru berada di Jakarta yang mempunyai suami seorang perwira Polisi. Artinya tidak tidak mungkin SMS tersebut bertujuan negatif, justru mengingatkan saya dan keluarga.
Walaupun kesannya ini seperti sms berantai, namun kita perlu menganggapnya serius, paling tidak mengingatkan kita agar meningkatkan kewaspadaan tanpa perlu menimbulkan rasa cemas dan kekacauan dalam masyarakat.Jadi kita ambil hikmah positifnya saja, walaupun SMS tersebut ternyata -misalnya- bertujuan menimbulkan kekalutan atau bertujuan meningkatkan oplah rating SMS tertinggi bagi operator atau provider nya…
Oleh karena itu, mohon kepada rekan-rekan perlu mengambil sikap dan menjaga keluarga,adik, anak dan tetangga kita lebih cermat.. Saya tidak dapat melukiskan di dalam tulisan ini betapa kecewanya kita jika mengalami pengalaman buruk ini.
Kita berharap tidak terjadi cobaan apapun yang tidak sanggup kita hadapi.. Namun kita memang dituntut waspada tingkat tinggi dalam menjaga putra-putri, buah hati kita atau adik atau saudara kita..
Dari kampus STEMAKID kami berharap semoga tulisan ini bermanfaat.

4 komentar:
Benar atau tidaknya berita yang sudah terlanjur beredar, saya sebagai seorang ibu yang sangat kuatir, memohon polisi dan pihak2 terkait untuk memberikan klarifikasi kebenaran berita ini dan menangkap pelakunya.
O M G....., ada apa ini....!!!waspadalah...!
saya sbg ortu juga cemas atas berita yg menghebohkan ini,bahkan tlh terjadi di kot ku sendiri pesan dr saya sendiri bagi para orgtua yg mempunyai putra putri di bawah usia 12 tahun harap mewaspadai&memperketat penjagaan anak2 krg dr 12TAHUN
WASPADALAH
wahh...di daerah Bandung Barat (Cihampelas & BBS) juga udah 2 orang anak SD diculik diambil organ tubuhnya...& kabarnya lagi 1 orang ibu2 juga ada..ngakunya nanya2 alamat trus disuruh ikut kemobil...trus udah meninggal di buang dkt daerah dia ambil tuh ibu..trus di titipin duit 1jt sgala disertai secarik kertas "bagi yg menemukan mayat ini sy hadiahkan Rp. 1jt" apa ngga parah tuh..
Posting Komentar