Selamat Datang di Blog SMK Ma'arif Kota Mungkid (untuk berita terbaru, ... klik saja cover di atas)

Jumat, 29 Januari 2010

Jadwal UKK dan KKPI Jurusan TI (Kelas 3 TI)

Berdasarkan hasil koordinasi dan konsolidasi antara pejabat teras SMK Ma'arif Kota Mungkid dengan jajaran jurusan TI SMK Negeri 1 Magelang, diperoleh kesepakatan dan keputusan sebagai berikut :

  1. Ujian Kompetensi Kejuruan (UKK) jurusan TKJ akan dilaksanakan pada tanggal 24-25 Februari 2010 (2 hari)
  2. Ujian Ketrampilan Komputer dan Pengelolaan Informasi (KKPI) akan dilaksanakan tanggal 6 Maret 2010

Adapun uraian lebih rinci dari 2 ujian yang keduanya bernaung dan mengikut dari SMK Negeri 1 Magelang sebagai sekolah dengan jurusan TI/TKJ yang sudah memiliki status akreditasi, menurut keterangan yang disampaikan oleh Bpk Drs. Supriyatno dan Bpk Suharto, SST antara lain :
  1. UKK TKJ berupa tugas perorangan dengan pekerjaan "Membangun Jaringan DNS dan Web Server.
  2. OS yang digunakan adalah Debian.
  3. Menggunakan 2 PC, 1 untuk klien dan 1 untuk server, dengan koneksi kabel UTP dan konektor RJ45.
  4. Dilaksanakan dengan waktu serentak, artinya 18 siswa kelas 3 TKJ bersama-sama dan sendiri-sendiri.
  5. Ujian KKPI dilaksanakan dengan basis modul sesuai dan mengikut dari VEDC Malang.
  6. KKPI terdiri dari 10 materi uji (10 Modul)
  7. Waktu pelaksanaan 1 hari (6 Maret 2010)
Semua kegiatan Ujian di atas (UKK dan KKPI) dilaksanakan di Lab. Komputer SMK Ma'arif Kota Mungkid, yang merupakan ICT Center Kab.Magelang.
Selamat berjuang, selamat bertanding, selamat belajar menuju sukses. Yakin, kita tunjukkan bahwa kita mampu, kita bisa.
Semoga.

Rabu, 27 Januari 2010

Uji Coba Ujian Nasional 1 (UCO 1) STEMAKID

Uji Coba Ujian Nasional 1 (UCO 1) SMK Ma'arif Kota Mungkid, akan dilaksanakan besok Jum'at-Sabtu 29-30 Januari 2010. UCO ini dimaksudkan untuk menjajagi sejauh mana daya serap mata pelajaran yang di UN kan. UCO ini juga untuk mengetahui sejauh mana kesiapan siswa kelas 3 dalam mengahadapi UN yang jatuh pada 22-25 Maret 2010.
Adapun jadwal UCO tersebut adalah sebagai berikut :

  1. Jum'at, 29/01/2010 : 07.00-09.00 Materi Ujian B. Indonesia, 09.15-11.15 Materi Ujian Matematika
  2. Sabtu, 30/01/2010 : 07.00-09.00 Materi Ujian T. Kejuruan, 09.15-11.15 Materi Ujian B. Inggris
Dengan adanya UCO selama 2 hari ini, praktis proses pembelajaran bagi kelas 1 dan 2 dilaksanakan di rumah masing-masing, alias libur. Hal ini dimaksudkan agar proses UCO dapat berjalan dengan penuh khusuk dan tidak terganggu dengan kegiatan belajar kelas 1 dan 2.

Demikian disampaikan ketua panitia UN 2010 di SMK Ma'arif Kota Mungkid, Bpk Sukiran, S.Pd. Bpk Sukiran sendiri sebelumnya adalah guru di SMK Negeri Ngablak dan sampai hari ini masih aktif di sana walau hanya 2 hari. Sebelum mengajar sebagai guru PNS di Ngablak, beliau juga sudah mengajar di SMK ini beberapa tahun, kemudian diangkat PNS dan ditempatkan di sana. Kemudian oleh dinas ditugaskan membantu kembali di SMK Ma'arif Kota Mungkid.

Hal senada juga disampaikan Bpk Surais, S.Pd. selaku Waka Kurikulum, yang juga mengiyakan bahwa kelas 1 dan 2 diliburkan dengan catatan siswa belajar dirumah dan untuk tujuan agar siswa kelas 3 lebih konsentrasi dalam menjalani Uji Coba Ujian Nasional tahap 1 ini. Pak Surais inilah yang menjadi menteri pendidikan di SMK Ma'rif, yang mengatur dan menganalisa serta merumuskan kebijakan kurikulum dan mutu pendidikan di SMK ini. Di tangan beliaulah jadwal dan seluk beluk kegiatan guru dan siswa direncanakan dan dilaksanakan, juga evaluasi dan mutu lulusan siswa hendak di arahkan.

Selamat belajar, selamat ujian dan selamat prihatin. Berakit-rakit ke hulu berenang-renang ke tepian, bersakit-sakit dahulu bersenang-senang kemudian. Sepertinya pepatah itu lebih baik dijadikan pegangan daripada bersantai-santai dan bersenang-senang sekarang, tapi menangis, merana dan meratap karena tidak lulus UN 2010, semoga.

Jumat, 08 Januari 2010

Pernyataan Mendiknas Tentang Ujian Nasional

Pemerintah akan memberlakukan ujian ulang bagi siswa yang tidak lulus ujian nasional. Selain ujian ulang, pemerintah juga masih memberlalukan paket C.

"Keputusanya tetap melaksanakan ujan nasional sebaik-baiknya, termasuk memperbaiki kualitasnya, dan mulai tahun 2010 ada ujian susulan," kata Menteri Pendidikan Nasional M Nuh dalam keterangan pers di Kantor Presiden Jakarta, Rabu 7 Januari 2010.

Disamping ujian ulang, bagi siswa yang tidak bisa mengikuti ujian nasional pada awal pelaksanaan, siswa juga dapat mengikuti ujian susulan. "Contohnya bagi siswa yang sakit," jelas dia.

Keputusan pemberlakukan ujian ulang itu ditetapkan setelah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memimpin rapat terbatas dengan menteri pendidikan di Kantor Presiden. Hadir dalam rapat itu Wakil Presiden Boediono dan sejumlah menteri Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II.

Menurut dia, tetap diberlakukannya ujian nasional setelah dilihat sejarah perjalanan standarisasi kelulusan. Mulai era sebelum kemerdekaan sampai tahun 1971, pemerintah sebenarnya sudah memberlakukan ujian negara.

Namun, pada tahun 1972 sampai 1992 dalam standar kelulusan pemerintah mengembalikan ke pihak sekolah. "Hasilnya 100 persen lulus karena timbul juga persoalan sosial," ujarnya.

Sedangkan mulai tahun 1992 sampai tahun 2002, pemerintah mengganti metodenya kembali yakni mengkombinasikan antara ujian sekolah dengan ujian negara atau yang lebih dikenal dengan Ebtanas.

Setalah diberlakukan Ebtanas, pemerintah justru pada tahun 2002 sampai sekarang memberlakukan ujian akhir nasional atau yang dikenal sekarang dengan ujian nasional atau UN. "Jadi dari dulu pemerintah sudah mencoba berbagai metode," jelasnya.

Kamis, 07 Januari 2010

Rumus-rumus Kelulusan UN

Sesuai teori evaluasi pendidikan, pengukuran kemampuan anak harus menggunakan standar norma. Sementara itu, standar mutlak digunakan untuk mengukur mutu pendidikan secara menyeluruh dan tidak menjadi penentu kelulusan karena hanya bersifat pemetaan.

Demikian hal itu dikemukakan oleh pakar pendidikan Dr. Arief Rachman, M.Pd. Kamis (3/12) malam. “Jika menggunakan standar norma, berarti UN harus memperhitungkan rata-rata kekuatan daerah dan setiap anak didik. Memang rumit tetapi ini cara yang benar. Jangan pilih yang mudah tetapi salah,” ujarnya.

Secara teori, proses evaluasi akhir dari proses pendidikan memang harus ada. Namun, secara hukum terminologi UN itu tidak ada, yang disebutkan hanya evaluasi akhir. “Tetapi di PP 19 tahun 2005 muncul istilah UN. Ini yang harus diluruskan supaya antara PP dengan UU Sisdiknas konsisten,” kata Arief.

Dalam evaluasi akhir yang berfungsi sebagai pemetaan, yang harus diperhatikan adalah kekuatan rata-rata daerah masing-masing. Namun, yang terjadi pada UN saat ini justru penilaian terhadap anak didik dipukul rata, sama dengan standar minimal kelulusan yang hanya memerhatikan nilai mentah. Disinilah letak kekeliruannya.

“Kalau mengadakan UN seperti sekarang jelas melanggar prinsip keadilan pendidikan, sebab rumus yang dipakai juga keliru. Yang sedang dinilai itu apa, mutu pendidikan Indonesia atau anak didik. Dengan evaluasi itu nanti bisa kita gunakan untuk menyusun strategi perbaikan mutu pendidikan setiap daerah,” kata Arief.

Untuk mengetahui secara persis hasil proses belajar mengajar pada anak didik, penilaian harus dilakukan secara menyeluruh mulai dari absensi, akhlak, prestasi selama tiga tahun, ujian sekolah hingga UN. Untuk menilai secara obyektif kemampuan anak didik perlu ada rumusan evaluasi yang mencakup seluruh aspek dari kepala sekolah dan dewan guru sebagai pihak yang paling mengetahui perkembangan anak didik.

“Hasil UN seharusnya diramu dengan hasil penilaian sekolah oleh kepala sekolah dan dewan guru sehingga sekolah memiliki wewenang dan kekuatan. Tetapi sekali lagi pihak sekolah juga harus jujur dalam memberikan penilaian untuk kelulusan anak didiknya,” kata Arief.

Daripada kontroversi pelaksanaan UN terus berlanjut, Arief mengusulkan ada baiknya ada masa transisi selama 2-3 tahun untuk memperbaiki dan menyempurnakan pelaksanaan evaluasi proses pendidikan.

Formula Kelulusan UN yang patut dicoba
Ada dua formula yang bisa digunakan oleh pemerintah jika tetap melaksanakan UN, tetapi tanpa menjadikannya sebagai syarat atau penentu kelulusan siswa. Formulasi tersebut bisa langsung diaplikasikan untuk tujuan jangka pendek, tetapi bisa juga untuk tujuan jangka panjang.

Formula pertama digunakan untuk tujuan jangka pendek, yaitu mulai diterapkan pada UN 2010 mendatang. Cara pertama, formulasi kelulusan dilakukan dengan cara mengkalkulasi nilai akhir dari seluruh semester sejak siswa duduk di kelas I sampai III. Standar nilai kelulusan dari formula ini sebesar lebih dari atau minimal 6,00.

Cara kedua, kelulusan dilakukan dengan menggunakan kombinasi PQR, yaitu sistem yang mengkalkulasi nilai akhir atau kelulusan dengan rumus P (nilai semester satu) + Q (nilai semester dua) + 3R (nilai UN).

“Standar nilai tetap sama seperti cara pertama, yaitu untuk mencapai kelulusan siswa harus memperoleh nilai lebih dari atau minimal 6,00,” ujar Suparman, pengamat pendidikan dari Education Forum di Jakarta, Senin (7/12).

Sementara itu, formulasi kedua digunakan untuk tujuan jangka panjang. Pada formulasi ini, penyelenggaraan UN tidak akan dilakukan di akhir jenjang sekolah, melainkan di tengah-tengah.

Pada tingkat Sekolah Dasar, misalnya, UN dilakukan di kelas III atau IV. Sementara di tingkat SMP/SMA dan sederajat, UN dilaksanakan di kelas I atau II, atau di salah satunya.

“Tujuannya bukan untuk mengeksekusi kelulusan, tetapi memperbaiki kompetensi anak, kualitas guru, serta kinerja pemerintah,” ujar Suparman.

Suparman mengatakan, formula untuk tujuan jangka panjang tersebut membuat sinergi antara pihak sekolah (guru), siswa, serta pemerintah berjalan kuat dan memiliki manfaat yang jelas. Karena dengan cara ini, kata dia, siswa tidak akan main-main belajar, guru pun tidak bisa lagi santai-santai mengajar, sedangkan pemerintah bisa lebih berkonsentrasi untuk meningkatkan kualitas dari segala yang dibutuhkan siswa dan guru di sekolah.

“Saat ini kita tidak ingin membangun pro dan kontra menyoal UN, tetapi langsung mencari solusi cepat yang bisa diterapkan untuk anak didik,” ujar Suparman.

Adapun, kata Suparman, delegasi EF dan Tim Advokasi Korban Ujian Nasional (Tekun) hari ini, Senin (7/12), sudah mengirimkan surat kepada Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas) untuk berdialog dan membincangkan persoalan UN, termasuk menyoal perumusan yang strategis mengenai kelulusan siswa.

Rabu, 06 Januari 2010

Download Soal-soal UAN, Siap UAN 2010

Ujian Nasional sudah di depan mata, tinggal menghitung minggu, hitung hari, bahkan tinggal beberapa jam. Tepatnya minggu ke 3 bulan Maret 2009 bagi yang SMK/SMA/MA, dan minggu ke 4 bulan Maret 2009 bagi SMP/MTs.

Mau tidak mau, siap tidak siap, semua akan menghadapi UAN pada hari yang sudah dijadwalkan, maka langkah paling baik, langkah paling bijaksana adalah segera mengadakan persiapan lahir-batin, materi-non materi untuk menempuh ujian nasional.

Pada edisi kali ini akan kamu upload beberapa materi persiapan UAN 2010 yang berisi uraian, materi dan contoh soal UAN. Selamat menikmati dan selamat belajar, semoga sukses.

Bagi kalian kelas 3 SMK dapat membuka/download link berikut :

SIAP UAN BAHASA INDONESIA

SIAP UAN BAHASA INGGRIS

SIAP UAN BAHASA MATEMATIKA TEK-INDUSTRI

SIAP UAN BAHASA MATEMATIKA TEK-PERTANIAN

SIAP UAN BAHASA MATEMATIKA TEK-KESEHATAN

SIAP UAN BAHASA MATEMATIKA BIS-MANAJEMEN

SIAP UAN BAHASA MATEMATIKA PARIWISATA

SIAP UAN BAHASA MATEMATIKA SENI-KERAJINAN

SIAP UAN BAHASA MATEMATIKA
PEK-SOSIAL

Bagi kalian kelas 3 SMP/MTs dapat membuka/download link berikut :

SIAP UAN BAHASA INDONESIA SMP/MTs

SIAP UAN BAHASA INGGRIS SMP/MTs

SIAP UAN BAHASA MATEMATIKA SMP/MTs

Selanjutnya setelah didownload, dibuka dan dipelajari, kalau ada kesulitan dapat segera menghubungi guru mata pelajaran yang bersangkutan agar dapat segera memperoleh penjelasan lebih lanjut.
Oke, sekian dulu semoga bermanfaat, kami doakan semoga sukses.

Senin, 04 Januari 2010

Peraturan Menteri Tentang UAN 2010

Ujian Nasional sudah pasti, tidak lagi simpang siur seperti yang diberitakan di media masa.
Hal ini karena di jajaran dinas pendidikan sudah punya pertimbangan yang bukan semata hukum atau sudut pandang sosial atau sudut pandang lain yang ternyata titik awal dan titik akhirnya berbeda.

Oleh karena itu sebagai insan pendidikan ya kita ikutin aja dunia yang memang sebenarnya tempat kita berpijak dan bekerja dengan landasan yang sesuai.
Berikut ini kami uploadkan peraturan menteri pendidikan tentang pelaksanaan Ujian Nasional 2010m silahkan download bila diperlukan.

KISI-KISI UN 2010 SMA-MA-SMK

KISI-KISI UN 2010 PAKET C

KISI-KISI UN 2010 PAKET A, B, C

KISI-KISI UASBN 2010 SD/MI

Okey, selamat menikmati permen-permen ini, semoga menjadi tambah lebih siap dalam menghadapi UN 2010.

Minggu, 03 Januari 2010

Siap Ujian Nasional 2010

Berikut ini saya up-loadkan beberapa tip agar siap menghadapi UAN 2010 yang tinggal beberapa bulan lagi :

  • Ketika Anda melakukan ujian, Anda sedang mendemonstrasikan kemampuanmu dalam memahami materi pelajaran, atau dalam melakukan tugas-tugas tertentu.
  • Ujian memberikan dasar evaluasi dan penilaian terhadap perkembangan belajarmu.
  • Ada beberapa kondisi lingkungan, termasuk sikap dan kondisimu sendiri, yang mempengaruhimu dalam melakukan ujian.

Sepuluh tips untuk membantu Anda dalam mengerjakan ujian:

• Datanglah dengan persiapan yang matang dan lebih awal.
Bawalah semua alat tulis yang Anda butuhkan, seperti pensil, pulpen, kalkulator, kamus, jam (tangan), penghapus, tip ex, penggaris, dan lain-lainnya. Perlengkapan ini akan membantumu untuk tetap konsentrasi selama mengerjakan ujian.

• Tenang dan percaya diri.
Ingatkan dirimu bahwa Anda sudah siap sedia dan akan mengerjakan ujian dengan baik.

• Bersantailah tapi waspada.
Pilihlah kursi atau tempat yang nyaman untuk mengerjakan ujian. Pastikan Anda mendapatkan tempat yang cukup untuk mengerjakannya. Pertahankan posisi duduk tegak.


• Preview soal-soal ujianmu dulu (bila ujian memiliki waktu tidak terbatas)
Luangkan 10% dari keseluruhan waktu ujian untuk membaca soal-soal ujian secara mendalam, tandai kata-kata kunci dan putuskan berapa waktu yang diperlukan untuk menjawab masing-masing soal. Rencanakan untuk mengerjakan soal yang mudah dulu, baru soal yang tersulit. Ketika Anda membaca soal-soal, catat juga ide-ide yang muncul yang akan digunakan sebagai jawaban.

• Jawab soal-soal ujian secara strategis.
Mulai dengan menjawab pertanyaan mudah yang Anda ketahui, kemudian dengan soal-soal yang memiliki nilai tertinggi. Pertanyaan terakhir yang seharusnya Anda kerjakan adalah: soal paling sulit, yang membutuhkan waktu lama untuk menulis jawabannya, memiliki nilai terkecil.

• Ketika mengerjakan soal-soal pilihan ganda, ketahuilah jawaban yang harus dipilih/ditebak.
Mula-mulai, abaikan jawaban yang Anda tahu salah. Tebaklah selalu suatu pilihan jawaban ketika tidak ada hukuman pengurangan nilai, atau ketika tidak ada pilihan jawaban yang dapat Anda abaikan. Jangan menebak suatu pilihan jawaban ketika Anda tidak mengetahui secara pasti dan ketika hukuman pengurangan nilai digunakan. Karena pilihan pertama akan jawabanmu biasanya benar, jangan menggantinya kecuali bila Anda yakin akan koreksi yang Anda lakukan.

• Ketika mengerjakan soal ujian esai, pikirkan dulu jawabannya sebelum menulis.
Buat kerangka jawaban singkat untuk esai dengan mencatat dulu beberapa ide yang ingin Anda tulis. Kemudian nomori ide-ide tersebut untuk mengurutkan mana yang hendak Anda diskusikan dulu.

• Ketika mengerjakan soal ujian esai, jawab langsung poin utamanya.
Tulis kalimat pokokmu pada kalimat pertama. Gunakan paragraf pertama sebagai overview esaimu. Gunakan paragraf-paragraf selanjutnya untuk mendiskusikan poin-poin utama secara mendetil. Dukung poinmu dengan informasi spesifik, contoh, atau kutipan dari bacaan atau catatanmu.

• Sisihkan 10% waktumu untuk memeriksa ulang jawabanmu.
Periksa jawabanmu; hindari keinginan untuk segera meninggalkan kelas segera setelah Anda menjawab semua soal-soal ujian. Periksa lagi bahwa Anda telah menyelesaikan semua pertanyaan. Baca ulang jawabanmu untuk memeriksa ejaan, struktur bahasa dan tanda baca. Untuk jawaban matematika, periksa bila ada kecerobohan (misalnya salah meletakkan desimal). Bandingkan jawaban matematikamu yang sebenarnya dengan penghitungan ringkas.

• Analisa hasil ujianmu.
Setiap ujian dapat membantumu dalam mempersiapkan diri untuk ujian selanjutnya. Putuskan strategi mana yang sesuai denganmu. Tentukan strategi mana yang tidak berhasil dan ubahlah. Gunakan kertas ujian sebelumnya ketika belajar untuk ujian akhir.