Hari ini, Kamis, 27 Mei 2010 suasana sekolah pada jam 11.00 sudah sepi, tinggal TU dan 2 guru (Pak Mar-Mas Bayu) yang masih di sekolah.
Ada apa ?
Ya, ... hari ini anak-anak dipulangkan jam 10.30 (gasik) dikarenakan ada agenda rutin 5 tahunan para guru dan karyawan "stemakid" mengadakan ziaroh ke makam leluhur dan kyai yang oleh Pak Rais disebut "WISATA RUHANI".
Menurut rencana hari ini tepat pukul 14.30 seluruh rombongan yang berjumlah 48 orang (sesuai kuota/tempat duduk) akan take-off menuju tempat-tempat bersejarah yang dianggap keramat dan bertuah (tempat mulia) untuk berziaroh dan memanjatkan doa. Tempat tersebut antara lain makam-makam walisongo yang bertempat disekitar jawa timur mulai antara lain "Sunan Kalijaga, Sunan Muria, Sunan Bonang, Sunan Ampel dan sunan-sunan lainnya".
Sumbu akhir tujuan akan menikmati keindahan bergelantungan di "Jembatan SURAMADU", jembatan yang menghubungkan Surabaya dengan Madura yang baru beberapa waktu lalu diresmikan penggunaannya.
Menurut rencana mereka akan landing - kembali ke tanah air (magelang Sabtu 29 Mei 2010) sekitar pukul 10.00 WIB, demikian disampaikan ketua rombongan Bpk Surais yang diamini Bpk H Aziz selaku ustadz pada program ini.
Acara ziaroh ini disepuhi/diprakarsai oleh beberapa punggawa dan sesepuh SMK Ma'arif Kota Mungkid, antara lain : Bpk Tamyis, Bpk Surais, Bpk H Aziz dan beberapa punggawa lain. Adapun yang ikut dalam rombongan ini adalah seluruh dewan guru dan karyawan (kecuali beberapa guru yang tidak ikut). Ikut pula Bpk Drs Sugeng Riyadi, M.Eng selaku kepala sekolah yang sekaligus merangkap Kasi Pengendalian Mutu SMK Disdikpora Kab. Magelang, juga Drs. Eliya Martinus - Pengawas SMK Disdikpora Kab. Magelang dan seluruh tokoh / punggawa SMK Ma'arif Kota Mungkid. Mereka membawa 1-2 anggota keluarganya. Pak Tamyis dengan 2 anaknya, Pak Rais dengan 1 anaknya, Pak H Aziz dengan Istri dan anaknya, Pak Agus Mustofa dengan ibunya, Pak Arif dengan temannya dan lain-lain. Adapun guru/karyawan muda yang rencananya akan membawa calon istrinya antara lain : Mas Toni, Mas Rohmat, P Narto, P Haryadi, P Agus, P Galih. Tapi .... jadi po nggak ya. Sekalian mereka yang muda-muda mau doa di makam-2 tersebut akan mereka dapat segera menikah, ngiri sama Mas Yahya yang sudah berhasil membuka gembok yang lain.
Namun sayangnya tidak semua guru bisa ikut acara ini karena berbagai kendala - alasan teknis - non teknis. Diantara yang tidak dapat ikut ziaroh adalah P Suyono - ke Jakarta, P Iwan - Nglamar, P Mar - Momong anak, P Gun - Supitan, B Nanik - Lamaran, B Panca - memasak, B Rini - mudik wonosobo, B Kartini - rawat balita.
Akhirnya kita doakan saja semoga perjalanan mereka lancar, selamat berangkat, selamat prosesi ziaroh, selamat pulang sampai rumah masing-masing. Jangan lupa oleh-olehnya, kalau yang khas suramadu ...... ya ikan hiu dan buaya, tapi jangan yang masih hidup, cukup cuilan aja yang sudah dipepes atau di presto.
Rabu, 26 Mei 2010
Wisata Ruhani - Ziarah Wali Songo - Jembatan Suramadu
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar