Selamat Datang di Blog SMK Ma'arif Kota Mungkid (untuk berita terbaru, ... klik saja cover di atas)

Kamis, 26 Agustus 2010

Mas Nurrohmad, Selamat Menempuh Hidup Baru

Pak Nurrohmad, yang sering dipanggil Pak Mad, adalah karyawan SMK Ma'arif Kota Mungkid pada bagian bengkel - Toolman. Mas Rohmad juga mantan/alumni SMK Ma'arif Kota Mungkid yang lulus tahun 2002. Sampai hari ini masih mengabdi di "Stemakid", maka banyak kenangan dan kilasan tentang Mas Rohmad yang dikenal kalem dan ahli di bidang permesinan mengalahkan gurunya/seniornya.

Ya .... pagi ini, Jumat, 27 Agustus 2010 beliau akan memulai hidup baru, menikah. Ternyata di usianya yang baru 29 tahun sudah memiliki tingkat kedewasaan yang matang. Beliau sudah dewasa dari segi kematangan berpikir dan realistis dalam menjalani hidup. Tingkat pemahaman dan pelaksanaan keislaman cukup bagus. Yah dalam beberapa hal ini Mas Rohmad telah mengalahkan beberapa seniornya di SMK Ma'arif Kota Mungkid.

Tadi malam jam 21.00 Mas Rohmad telah menikah siri dengan gadis asal Grabag, tepatnya dusun Wiyono, desa Grabag, kecamatan Grabag - Magelang.
Setelah sekian lama mencari calon, dari calon yang satu pindah/ganti calon yang lain (karena Mas Rohmad ini cukup supel dan PD nya besar) maka akhirnya menentukan pilihan akhir pada gadis bernama Zuliana Susianti yang lulusan pondok pesantren. Nah itu fotonya penganten sudah ada.

Pagi ini tepat Jam 09.00 Mas Rohmad akan menikah / IJAB KABUL secara resmi di KUA Grabag disertai keluarga dekat.
Sampai berita ini saya upload, baru 1-2 guru yang tahu pasti termasuk saya. Rencananya pesta/upacara di rumah Mas Rohmad, dusun SOKORINI akan dilaksanakan hari Minggu, 29 Agustus 2010.
Adapun rencana akan dikenalkan pada guru, staf & karyawan SMK Ma'arif Kota Mungkid besok pada saat lebaran - halal bi halal.

Kok cepet, kok wis wani ?
Ya .... dengan background pendidikan dari SMK Ma'arif Kota Mungkid, yang lulus belum genap 10 tahun, dia telah berhasil menempatkan tingkat pemikiran dan pemahaman keislaman yang mapan, terbukti dia telah mampu dan berani menguatkan diri untuk siap memulai hidup baru dengan sang pujaan hati, membina rumah tangga. Sebuah rencana yang kebanyakan pemuda tidak siap dengan berbagai alasan yang kurang rasional. Bahkan beberapa guru yang notabene sarjana dan telah berumur di atas 30-an masih belum berani melangkah untuk menikah. Menjalin hubungan serius sampai nembung aja masih banyak yang muntar-muntir.

Intinya sebenarnya adalah pada penyiapan hati dan ruhani. Ketika ruhani yang dibangun, hati yang bicara ia tidak akan pesimis, dan tidak akan takut dengan bayangan-bayangan yang belum jelas. Rejeki Alloh yang atur dan yang akan memberikan kepada yang memang meminta dan berusaha dengan sungguh-sungguh.

Selamat Mas Rohmad, kalo kemarin pinter bubut-frais dan bor, besok mulai bubut, frais dan ngebor yang lain. Maksudnya mebnakke rumah tangga.
Doa kami semoga pernikahannya LANCAR, dan SEMOGA PERNIKAHAN DIBERKAHI, MENJADI KELUARGA SAKINAH MAWADAH WA ROHMAH, AMIN. Barokallohu laka wabaroka alaikuma waja'alna bainakuma fi khoir.

2 komentar:

Mastop mengatakan...

Wah selamat bwat pak mad

khojiro HyuDa si petualang mengatakan...

pilihane masku jozz ...mg bahagia dunia akhirat