Selamat Datang di Blog SMK Ma'arif Kota Mungkid (untuk berita terbaru, ... klik saja cover di atas)

Kamis, 30 Oktober 2008

Foto Kunjungan Industri (1)

Klik, untuk memperbesar gambar






























Selasa, 28 Oktober 2008

Kunjungan SMK Maarif Kota Mungkid - Quick Kubota

Berikut hasil oleh-oleh kunjungan industri siswa kelas 2 SMK Maarif Kota Mungkid (STM Maarif Kota Mungkid - STEMAKID) ke CV Karya Hidup Sentosa (KHS) / Kubota Jogja, berupa profil perusahaan dan produknya.

Profil CV Karya Hidup Sentosa - Kubota

CV. KARYA HIDUP SENTOSA adalah pabrik alat/mesin pertanian yang didirikan pada tahun 1953, di Jogjakarta oleh Bp. Kirdjo Hadi Suseno dan Ibu Kirdjo Hadi Suseno.

Pada Tahun 1972 CV.KHS mendapatkan anugerah Satya Lencana Pembangunan dari Presiden RI-2. Setahun kemudian, Pada th 1973 CV.KHS melakukan Joint Venture dengan KUBOTA Corp. dengan mendirikan pabrik mesin diesel PT. KUBOTA Indonesia (PT. KI) di Semarang.

CV. KHS memproduksi alat-alat pertanian dengan merk QUICK, seperti Traktor Tangan (Power Tiller), Pompa Irigasi, Rice Milling, Power Thresher dan sebagainya.

Merk QUICK berasal dari nama pendiri CV. KHS yaitu Bapak Kirdjo Hadi Suseno ( Kwiek Hing Sie ) kemudian diambil kata “Kwiek” dan diubah menjadi QUICK (bahasa: Inggris, berarti : “cepat”).

Traktor tangan QUICK merupakan produk andalannya dan menjadi market leader di Indonesia. KHS juga mengembangkan produk lain, seperti Generating Set dan memproduksi Exhaust Manifold dan sudah export ke KUBOTA Corp. Japan, Spare parts Otomotif dan Spare Parts Mesin Textile.

KHS memiliki 5 Kantor Cabang Pemasaran di Jogja (Pemasaran Wilayah JAWA TENGAH & DIY), Jakarta (Pemasaran Wilayah JAWA BARAT, DKI dan JABOTABEK), Surabaya (Pemasaran Wilayah JAWA TIMUR & INDONESIA WILAYAH TIMUR), Tanjung Karang (Pemasaran Wilayah SUMATERA) dan Makassar (Pemasaran Wilayah Sulawesi Selatan) serta didukung lebih dari 350 Dealer/Toko yang tersebar di seluruh Indonesia.

Fasilitas :

Riset dan Desain (R&D)

- Design Produk dikerjakan dengan Gambar Kerja yang didukung dengan sistem komputerasi yang canggih dan modern

- Riset dan Uji coba/Testing dilakukan secara berkala dan continue, sehingga mampu menghasilkan produk yang tepat guna di masyarakat

Permesinan (Machining Workshop)

- Memiliki fasilitas mesin gear, shaft, gear box, dan lain lain

- Mesin-mesin ini banyak menggunakan teknologi komputer CNC (Computer Numerical Control) dan menggunakan perangkat lunak CAD CAM ( Computer Aided Design - Computer Aided Manufacturing) Contoh : CNC Lathe, CNC Drill, CNC Cylindrical Grinding, CNC Machining Center, CNC Induction Hardening, Welding Robot, etc

-Mesin-mesin pendukung lain (baik Automatic dan Conventional) serta beberapa mesin-mesin pembuat Gear

- Mesin-mesin berteknologi komputer (CNC) mempercepat dan mempermudah proses produksi, serta meningkatkan kualitas

- Proses Pengerasan (hardening) menjadikan produk lebih awet

Pengecoran Logam (Foundry)

- Menggunakan Tanur Induksi dengan daya listrik sebesar 1,4 Mega Watt

-Kapasitas 1,5 ton dan 0,5 ton dengan kapasitas produksi 200-300 ton per bulan

-Didukung dengan laboratorium yang memantau kualitas logam agar sesuai standard yang ditetapkan dengan fasilitas lengkap seperti : Sand Laboratories, Micro Structure, CE Meter, Spectrometer Analyzer.

- Foundry facilities : Sand Mixer, Molding Machine, Shoot Blasting Machine, Pattern Shop, Sand Plant, Induction Furnace, Medium Frequency Induction Furnace, Tilting Furnace for Alumunium, Shell Core Machine, Pedesal Grinder.

Pengerjaan Plat (Sheet Metal)

- Banyak menggunakan mesin-mesin press jenis : Hidrolis Press, Press Breake, Power Press, Mesin Potong.

QUALITY CONTROL

- Banyak menggunakan mesin-mesin inspeksi yang presisi dan bahkan ada yang menggunakan Komputer (CNC) miaslnya CNC Coordinate Measuring Machine yang mampu memberikan data akurat dan ketelitian yang tinggi dalam pengukuran, sehingga kualitas komponen dapat memenuhi standard

- Mesin-mesin pendukung: CNC CMM, Hardness Tester, Roughness, CNC Gear Tester, Bench Center,etc



Jumat, 24 Oktober 2008

Pantai Depok, Menikmati Hidangan Ikan Laut Segar


Di antara pantai-pantai lain di wilayah Bantul, Pantai Depok-lah yang tampak paling dirancang menjadi pusat wisata kuliner menikmati sea food. Di pantai ini, tersedia sejumlah warung makan tradisional yang menjajakan sea food, berderet tak jauh dari bibir pantai. Beberapa warung makan bahkan sengaja dirancang menghadap ke selatan, jadi sambil menikmati hidangan laut, anda bisa melihat pemandangan laut lepas dengan ombaknya yang besar.

Nuansa khas warung makan pesisir dan aktivitas nelayan Pantai Depok telah berkembang sejak 10 tahun lalu. Menurut cerita, sekitar tahun 1997, beberapa nelayan yang berasal dari Cilacap menemukan tempat pendaratan yang memadai di Pantai Depok. Para nelayan itu membawa hasil tangkapan yang cukup banyak sehingga menggugah warga Pantai Depok yang umumnya berprofesi sebagai petani lahan pasir untuk ikut menangkap ikan.

Sejumlah warga pantai pun mulai menjadi "tekong", istilah lokal untuk menyebut pencari ikan. Para tekong melaut dengan bermodal perahu bermotor yang dilengkapi cadik. Kegiatan menangkap ikan dilakukan hampir sepanjang tahun, kecuali pada hari-hari tertentu yang dianggap keramat, yaitu Selasa Kliwon dan Jumat Kliwon. Di luar musim paceklik ikan yang berlangsung antara bulan Juni - September, jumlah hasil tangkapan cukup lumayan.

Karena jumlah tangkapan yang cukup besar, maka warga setempat pun membuka Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) yang kemudian dilengkapi dengan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) bernama Mina Bahari 45. Tempat pelelangan ikan di pantai ini bahkan menerima setoran ikan yang ditangkap oleh nelayan di pantai-pantai lain. Saat YogYES berkunjung, tempat pelelangan ini tengah ramai dikunjungi oleh para wisatawan.

Seiring makin banyaknya pengunjung pantai yang berjarak 1,5 kilometer dari Parangtritis ini, maka dibukalah warung makan-warung makan sea food. Umumnya, warung makan yang berdiri di pantai ini menawarkan nuansa tradisional. Bangunan warung makan tampak sederhana dengan atap limasan, sementara tempat duduk dirancang lesehan menggunakan tikar dan meja-meja kecil. Meski sederhana, warung makan tampak bersih dan nyaman.

Beragam hidangan sea food bisa dicicipi. Hidangan ikan yang paling populer dan murah adalah ikan cakalang, seharga Rp 8.000,00 per kilogram, setara dengan 5 - 6 ekor ikan. Jenis ikan lain yang bisa dinikmati adalah kakap putih dan kakap merah dengan kisaran harga Rp 17.000,00 - Rp 25.000,00 per kilogram. Jenis ikan yang harganya cukup mahal adalah bawal, seharga Rp 27.000,00 - Rp 60.000 per kilogram. Selain ikan, ada juga kepiting, udang dan cumi-cumi.

Hidangan sea food biasanya dimasak dengan dibakar atau digoreng. Jika ingin memesannya, anda bisa menuju tempat pelelangan ikan untuk memesan ikan atau tangkapan laut yang lain. Setelah itu, anda biasanya akan diantar menuju salah satu warung makan yang ada di pantai itu oleh salah seorang warga. Tak perlu khawatir akan harga mahal, setengah kilo ikan cakalang plus minuman seperti yang YogYES cicipi, hanya dijual Rp 22.000,00 termasuk jasa memasak.

Puas menikmati hidangan sea food, anda bisa keluar pantai dan berbelok ke kanan menuju arah Parangkusumo dan Parangtritis. Di sana, anda akan menjumpai pemandangan alam yang langka dan menakjubkan, yaitu gumuk pasir. Gumuk pasir yang ada di pantai ini adalah satu-satunya di kawasan Asia Tenggara dan merupakan suatu fenomena yang jarang dijumpai di wilayah tropis. Di sini, anda bisa menikmati hamparan pasir luas, bagai di sebuah gurun.

Gumuk pasir yang terdapat di dekat Pantai Depok terbentuk selama ribuan tahun lewat proses yang cukup unik. Dahulu, ada beragam tipe yang terbentuk, yaitu barchan dune, comb dune, parabolic dune dan longitudinal dune. Saat ini hanya beberapa saja yang tedapat, yaitu barchan dan longitudinal. Angin laut dan bukit terjal di sebelah timur menerbangkan pasir hasil aktivitas Merapi yang terendap di dekat sungai menuju daratan, membentuk bukit pasir atau gumuk.

Untuk menikmati hidangan laut sekaligus pemandangan gumuk pasir ini, anda bisa melalui rute yang sama dengan Parangtritis dari Yogyakarta. Setelah sampai di dekat pos retribusi Parangtritis, anda bisa berbelok ke kanan menuju Pantai Depok. Biaya masuk menuju Pantai Depok hanya Rp 4.000,00 untuk dua orang dan satu motor. Bila membawa mobil, anda dikenai biaya Rp 5.000,00 plus biaya perorangan.

Kunjungan Industri ke MMTC dan Kubota Jogja

Pada hari kamis, 23 Oktober 2008 kemarin siswa-siswi kelas 2 SMK Maarif Kota Mungkid mengadakan SKI (Studi Kunjungan Industri). Tujuannya ke 2 perusahaan/instansi yang berkaitan dengan ilmu yang dipelajari disekolah, yaitu tentang teknik informatika dan teknik mesin. Maka dipilihlah tempat yang dianggap sesuai yaitu ke Multi Media Training Center (MMTC) Jogja dan PT Karya Hidup Sentosa (KHS) yang merupakn industri pembuat traktor tangan merk Quick.
Banyak informasi yang diperoleh baik bagi siswa maupun bagi guru pendamping dalam meningkatkan wawasan dan pengetahuan tentang dunia industri.
Para guru pendamping yang membimbing dan mengawasi dalam SKI yaitu ; Bpk Surais S.Pd, Bpk Aziz MPdI, Bpk Maryanto S.Pd, Bpk Iwan S.Pd, Bpk Arif S.Pd, Ibu Nanik S.Pd dan Ibu Umi S.Pd.
Setelah selesai kunjungan ke MMTC dan Kubota, dialnjutkan acara santai ke pantai selatan tepatnya di pantai DEPOK, tak lupa makan seafood di restoran laut Mbak TUR (pesan sponsor) masakan cukup enak baut yang lagi lapar.
Berikut ada beberapa foto yang dapat ditampilkan dalam perjalan SKI tersebut, semoga bermanfaat, untuk gambar lebih lengkap dapat mengubungi email blog ini.